Pasang Iklan

Motif Pengasuh Sadis Aniaya Anak Selebgram Emy Aghnia Terungkap, Bikin Emosi Mendidih!

Motif Pengasuh Sadis Aniaya Anak Selebgram Emy Aghnia Terungkap, Bikin Emosi Mendidih!

zonatikus.com – Kepolisian mengungkap alasan di balik tindak penganiayaan kejam yang dilakukan oleh pengasuh terhadap anak dari selebgram kenamaan asal Malang, Jawa Timur, Emy Aghnia Punjabi.

Insiden sadis tersebut menarik perhatian publik setelah Emy Aghnia membagikan rekaman video penganiayaan yang terjadi pada anaknya di akun Instagram pribadinya, @emyaghnia, pada hari Jumat, tanggal 29 Maret 2024.

Rekomendasi : LEON288 Bandar Judi Online Terpercaya 2024

Video tersebut memperlihatkan anaknya dengan berbagai luka memar dan lebam di sekitar area mata dan telinga, diduga akibat kekerasan yang ia alami.

Kepolisian setempat menelusuri kejadian ini dan menemukan bahwa pengasuh anak, yang diketahui berinisial IPS berusia 27 tahun, bertindak demikian karena merasa kesal terhadap anak yang dirawatnya, JAP berumur 3 tahun.

Kompol Danang Yudanto dari Polresta Malang menyatakan bahwa IPS merasa terganggu saat JAP menolak untuk diobati atas luka cakaran yang dimilikinya, yang menjadi salah satu pemicu kejengkelannya.

Selain itu, IPS juga sedang mengalami masalah pribadi, termasuk kondisi sakit yang dialami oleh salah satu anggota keluarganya.

IPS, yang telah bekerja mengasuh anak pertama Emy Aghnia selama hampir satu tahun dan baru saja mengalami perceraian, menghadapi tekanan pribadi. Namun, permasalahan pribadi tersebut tidak dianggap sebagai pembenaran atas perbuatannya.

Polisi kini masih mendalami kasus ini, termasuk meninjau rekaman CCTV untuk menemukan lebih banyak bukti penganiayaan. Pemeriksaan kejiwaan terhadap IPS pun akan dilakukan, sementara anak korban sedang mendapatkan perawatan dan pendampingan trauma healing di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Kejadian ini terungkap setelah orangtua korban, Reinokky, menerima pesan dari pengasuh melalui WhatsApp yang mengklaim bahwa anaknya mengalami lebam karena terjatuh di kamar mandi. Namun, setelah memeriksa rekaman CCTV di rumah, terlihat jelas tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh IPS.

Meskipun awalnya IPS tidak mengakui perbuatannya, ia kemudian mengaku setelah ditunjukkan bukti rekaman tersebut. Orangtua korban juga mencurigai perilaku pengasuh yang seringkali mengunci kamar anak dari dalam dan menyebabkan anaknya tampak ketakutan.

Polisi telah menetapkan IPS sebagai tersangka dan mengancamnya dengan hukuman penjara hingga 5 tahun berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak.

zonatikus.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *