Pasang Iklan

AkuLaku PayLater Ditutup OJK, Apa Pengguna Bisa Bebas Bayar Cicilan?

Zonatikus.com – PT Akulaku Finance Indonesia, salah satu penyedia layanan bayar nanti atau beli sekarang, bayar nanti (BNPL) di Indonesia, telah mendapat pembatasan kegiatan usaha tertentu (PKUT) dari Badan Pelayanan Departemen Keuangan (OJK).
Keputusan tersebut disampaikan Pengawas Keuangan Umum Lembaga Keuangan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan (PVML), Agusman saat konferensi pers Rapat Bulanan Dewan Komisaris (RDKB) Oktober 2023, Senin (10 /30/2023).
Menurut Agusman, PKUT AkuLaku ini terjadi karena perusahaan tidak mematuhi langkah pengawasan yang dilakukan OJK untuk memperbaiki proses bisnis terkait program BNPL.
“Akulaku gagal melakukan tindakan pengawasan sebagaimana disyaratkan OJK dalam rangka penyempurnaan proses bisnis distribusi keuangan BNPL (Beli Sekarang Bayar Nanti) termasuk manajemen risiko, aspek tata kelola perusahaan dengan baik dan pengelolaan risiko teknologi informasi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Agusman.

Pembatasan ini melarang Akulaku menyalurkan pembiayaan dengan skema BNPL atau serupa kepada debitur baru maupun lama, baik secara langsung maupun melalui channeling atau joint financing. Akulaku juga harus melakukan perbaikan sesuai dengan rencana yang telah disetujui oleh OJK.

Dampak Pembatasan Kegiatan Usaha

Pembatasan kegiatan usaha terhadap AkuLaku berpengaruh bagi para pengguna dan mitra bisnis Akulaku. Pengguna tidak bisa lagi menggunakan paylater dari Akulaku untuk bertransaksi di berbagai platform online maupun offline. Mitra bisnis kehilangan opsi pembayaran yang bisa meningkatkan omzet dan loyalitas pelanggan.

Namun, pembatasan ini tidak berarti Akulaku gulung tikar atau bangkrut. Akulaku masih bisa menjalankan kegiatan usaha lainnya selain paylater, seperti pinjaman tunai dan manajemen kekayaan online.

Nasib Nasabah yang Masih Punya Cicilan

Setelah berita Akulaku paylater ‘ditutup’ OJK, banyak pelanggan yang bertanya tentang nasib cicilan mereka. Apakah itu artinya nasabah tidak perlu melunasinya? AkuLaku tetap bertanggung jawab untuk melayani dan menagih para debitur lama yang sudah menggunakan paylater sebelum pembatasan diberlakukan. Artinya, nasabah yang masih memiliki cicilan di AkuLaku paylater tetap wajib membayar sesuai dengan kesepakatan awal.

Tanggapan Akulaku

Efrinal Sinaga, Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, mengatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk mematuhi semua ketentuan OJK dan menjalankan bisnis sesuai dengan hukum dan kepatuhan. Ia juga berharap bahwa pembatasan ini hanya sementara dan bisa dicabut setelah perusahaan memenuhi semua syarat yang diberikan OJK.

Zonatikus.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *